Minggu siang yang panas ,
Yang terhormat kepada bapak presiden republik indonesia dan jajaran
menteri kabinet indonesia bersatu jilid 2, saya adalah seorang pemuda yang
merasa bosan akan adanya kasus korupsi yang tidak pernah kunjung selesai , saya
hanya bagian kecil dari negara yang sangat kaya akan potensi sumber daya
manusia dan sumber daya alam ini , apakah bapak dan ibu sekalian pernah
berfikir sedikit tentang kami kaum muda yang sangat ingin negaranya maju pesat
di bidang ekonomi dan tekhnologi , pola pikir kami sebagai pemuda bukan lagi
seperti pola pikir anak-anak pada umumnya , bahkan banyak bagian dari kami para
pemuda sudah mendunia dan sudah mengharumkan nama bangsa di dunia internasional
,
beratus-ratus , beribu-ribu , bahkan berjuta-juta di antara kami adalah calon
penerus generasi indah masa depan bangsa indonesia ,apakah bapak atau ibu
pernah berfikir tentang kami ?
sampai kapan kami menyaksikan sebagian dari bapak dan ibu terlibat di dalam
perkorupsian negara , hampir setiap breaking news setiap jam dan sepanjang
harinya saya kaum muda menyaksikan para petinggi negara yang terlibat korupsi ,
hampir setiap tahun , bulan , dan bahkan tiap nafas ini berhembus kita sebagai
kaum muda selalu di suguhi tayangan pejabat yang korupsi , sampai kapan kita
terjebak dalam situasi sulit ini ?
apakah kami hanya duduk diam dan saling menyalahkan?
untuk apa bapak dan ibu kami pilih sebagai wakil rakyat dan pemimpin rakyat
yang kami banggakan?
untuk apa uang pajak kami yang susah payah kami setorkan setiap bulannya?
untuk apa tangisan kami jika selalu saja korupsi di tubuh pemerintahan
selalu terulang lagi?
kami sudah bosan dengan janji-janji bapak dan ibu , sampai detik ini kami masih
merana dan masih terbelenggu dari kemiskinan , kami selalu terbuai dengan
janji-janji kepentingan politik , pendidikan yang kurang di desa-desa ,
sebagian dari kami hanya di kirim ke luar negeri hanya untuk jadi pembantu
rumah tangga di negeri orang lain , sebagian dari kami adalah pahlawan devisa
yang di nikmati pejabat tinggi , kami tersiksa hidup tidak layak ,
Tanah kita luas , sumber daya manusia kita banyak , jadikanlah negara kita
ini tanah berpendidikan dan tanah suci para dewa politik tanpa adanya korupsi ,
tegas pimpin negara dan jangan melemah di antara negara-negara tetangga , kita
hanya di pandang sebelah mata negara asing , tidak ada taji dan tidak ada
harapan untuk masa depan ..itu kenyataan saat ini ,
banyak dari kami pemuda-pemudi tak ada yang mau jadi petani , karena hidup
sebagai petani hanya melanjutkan kisah dramatis memperpanjang kesulitan
kehidupan , tidak adanya kesejahteraan terhadap petani membuat para pemuda
memilih jalan lain untuk melanjutkan hidup di masa mendatang ...
jika para petani di berikan hidup layak dan sejahtera dalam kehidupan
sehari-hari , mungkin saja sebagian
pemuda dari kami tertarik dan ingin menjadikan
negara kita maju pesat dalam sektor pertanian , tapi kenyataan sekarang
berbalik 360 derajat ... siapa yang akan kami salahkan? Apakah bapak-ibu hanya
duduk di kursi dan membuat tanda tangan tanpa turun ke jalan seperti gubernur
dki jakarta yang baru?
Setiap hari adik-adik kami di suguhi tontonan yang tidak mendidik , hanya
sedikit dari adik-adik kami hafal lagu-lagu anak , adik-adik kami hanya
mendengar lagu dance dan mengidolakan para girlband dan boyband dan menyaksikan
sinetron cinta dan terbuai dengan kehidupan super mewah dan tidak mendidik ke
jalan yang baik , dan fungsi pemerintah hanya menegur dan tidak memikirkan masa
depan adik-adik kami , walaupun berlabel bimbingan orang tua seakan pihak
penyiar hanya memikirkan keuntungan saja tanpa fikir panjang , sedikit saja
hargai masa depan kami dan adik-adik kami , jangan suplai kami dengan
ajaran-ajaran negatif yang kalian nikmati sebagai lumbung materi ..hal ini
hanya akan menjadi bom waktu di masa depan kami , di tengah negara-negara lain
yang telah menikmati hasil jerih payah masa lalunya , negara kita hanya bisa
menyaksikan , dan takan bisa berubah , siapa yang bertanggung jawab akan masa
depan kami ?
dengarkan isi hati kami para penerus generasi bangsa indonesia
Bahkan sebagian dari kami ingin merasakan kemerdekaan yang belum di dapatkan
semenjak proklamasi kemerdekaan bung karno 1945 , saudara kami pemuda di papua
banyak sekali yang tidak dapat menikmati kesejahteraan hidup , kita tahu PAPUA
adalah pulau yang sangat kaya sumber daya alamnya , bohong saja jika pemerintah
tidak tahu PT.FREEPORT ,emas dari tanah papua di keruk dan di ambil ,
menjulangnya harga per troy ons emas tidak menjamin kehidupan kesejahteraan
saudara kami di papua , ladang emas yang di keruk di tanahnya sendiri hanya
untuk kepentingan asing , Pemerintah indonesia hanya melihat dan menelan ludah
sendiri tanpa berbuat dan masuk dalam catatan kelam yang menghilang begitu saja
dan rakyat papua hanya bisa menangis menerima kemiskinan yang tiada tara ,
makan dari sisa peninggalan alam hutan tropis yang semakin hancur di rusak
untuk kepentingan asing , mereka banyak yang buta huruf karena tidak adanya
fasilitas pendidikan yang mendukung , semua saudara kami di papua sangat ingin
merasakan kesejahteraan walaupun nekat pergi merantau jauh dari kampung halaman
, asalkan bisa hidup lebih layak walaupun hanya seadanya , apakah kalian
pejabat penting negara ini merasakan dan menangis saat saudara kami merasakan
kesulitan ekonomi yang sangat pahit?
Wajar saudara kami di papua ingin pisah dari NKRI karena kami pun
pemuda-pemudi tahu benar bahwa mereka ingin berdikari dan tidak ingin di campur
oleh sebagian kepemerintahan koruptor yang hanya menghirup udara segar di balik
segelontoran uang haram yang mereka nikmati...
Apakah kami salah menegur kalian para koruptor bangsa?
jika kalian sudah hidup layak dari pada kami , apakah kalian tidak memikirkan
kami dan serius untuk beribadah sebagai tanda cintanya anda terhadap agama yang
bapak-ibu percayakan turun temurun? ,
pemilu 2014 masih 2 tahun lagi , bahkan diantara calon-calon pemimpin bangsa ini sudah
ambil alih bagaikan dewa yang turun dari langit membuat statement indonesia
bebas korupsi dan ingin membuat negara kita maju dan coblos partai saya ,
kami bukan manusia zaman prasejarah yang
di serahi satu babi akan menurut bagaikan burung dalam kandang , kami sudah
pintar memilih!!
berikan kami jalan terbaik , untuk memimpin dan mengemban tugas di masa
mendatang , jangan jadikan kami rakyat jelata yang takan mampu menembus
kerasnya dunia internasional , jadikanlah kami dan rawatlah kami pemuda –
pemudi bangsa ini sebagai aset kebanggaan bangsa suatu saat kelak..kalau bukan
kami , siapa lagi yang akan memimpin negara tercinta kami...??
Buktikan kepada kami jika anda cinta negara kesatuan
republik indonesia , cintai negara ini seperti cinta anda terhadap tuhan dan
keluarga anda sendiri , kami pemuda pemudi adalah raja yang harus kalian
lindungi , jangan jadikan kami korban kebodohan yang akan kalian sesali di masa
mendatang , kami akan menjalani masa-masa sulit jika selamanya terbelenggu pada
kasus korupsi !!
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air
Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
AKU CINTA BANGSA INDONESIA YANG LUHUR DAN BERMARTABAT...!!
Hasbie Lissura